๐ŸŒนSAHABAT SEJATI…

Standard

๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚

 

โœAli bin Abi Thalib -radhiallahu anhu- berkata:

ุฅู† ุงุฎุงูƒ ุงู„ุญู‚ ู…ู† ูƒุงู† ู…ุนูƒ * ูˆู…ู† ูŠุถุฑ ู†ูุณู‡ ู„ูŠู†ูุนูƒ

ูˆู…ู† ุงุฐุง ุฑูŠุจ ุฒู…ุงู† ุตุฏุนูƒ * ุดุชุช ููŠู‡ ุดู…ู„ู‡ ู„ูŠุฌู…ุนูƒ

โœ…Sahabat sejatimu adalah orang yang selalu bersamamu..

Yang mengorbankan dirinya demi memberimu manfaat.

Disaat goncangan zaman menerpa, ia meneguhkan dirimu.

Ia rela membiarkan dirinya tercerai-berai demi keselamatanmu.

๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ๐Ÿ๐ŸŒพ

โœSebagian ulama mengatakan:

“Jangan berteman kecuali dengan salah satu dari dua orang:

  1. Orang yang engkau belajar darinya tentang hal-hal yang berkaitan dengan agamamu. Lalu engkaupun merasakan manfaatnya.
  2. Atau orang yang engkau ajari padanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan urusan agamanya, lalu iapun menerima pengajaranmu.

โœSebagian sastrawan mengatakan,

“Jangan berteman kecuali dengan orang yang bisa menyembunyikan rahasiamu serta menutupi kekuranganmu..

Yang selalu bersamamu disaat suka maupun duka..

Yang mendahulukanmu dalam segala hal yang ia sukai.. Dia menyebarkan kebaikanmu dan menyembunyikan keburukanmu..

Jika engkau tidak memperoleh orang yang seperti itu, maka jangan berteman kecuali dengan dirimu sendiri “.

 

(Disarikan dari Al-Ihyaa karya Al-Ghazaly)

๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ

๐Ÿ“Catatan:

๐Ÿ“ŒSyarat persahabatan yang disebutkan Al-Ghazaly merupakan syarat yang ideal sekaligus sulit.

๐Ÿ“ŒMencarinya di zaman ini tak ubahnya bagai menegakkan benang yang basah..

๐Ÿ“ŒLelah dan akan selalu berakhir sepi tanpa kawan..

Namun mereka tetap ada..Merekalah sahabat dunia akhirat, mereka adalah karunia Allah yang tak ternilai.

โœUmar -radhiallahu anhu- pernah berkata:

“Tidaklah seorang hamba diberi kenikmatan yang lebih besar setelah keislaman, selain sahabat yang sholih. Maka apabila kalian mendapati sahabat yang sholih, peganglah ia dengan erat”.

โœIya, genggamlah dengan erat,,

sebagaimana kata Imam Syafi’i -rahimahullah-

“Apabila kalian memiliki sahabat -yang membantumu dalam ketaatan- maka genggam erat tangannya, karena menemukan sahabat itu sulit, sedangkan melepaskannya adalah hal yang mudah”.

โœ…Namun sadari.. Sebaik apapun sahabatmu, dia tetaplah seonggok daging yang menjadi tempat salah dan lupa. Ada saat dimana dia salah dan khilaf..

 

โœPepatah arab mengatakan:

ู…ู† ุฐุง ุงู„ุฐูŠ ู…ุงุณุงุก ู‚ุทุŸ

ูˆู…ู† ู„ู‡ ุงู„ุญุณู†ู‰ ูู‚ุทุŸ

Siapakah yang tak pernah salahโ€ฆ?

Dan siapakah yang hanya punya kebaikan saja..?

โœ…Jadi… Maafkan bila suatu hari ia salah dan khilaf.

โœRaja bin Haiwah -rahimahullah- berkata:

โ€œBarangsiapa yang hanya mau bersahabat dengan orang yang (menurutnya) tidak tercela, akan sedikit sahabat yang dimilikinya.

Barangsiapa yang hanya mengharapkan ketulusan dari sahabatnya untuk dirinya, maka ia akan selalu mendongkol.

Dan barangsiapa yang mencela sahabatnya atas setiap dosa yang dilakukannya, dia akan banyak memiliki musuh.โ€

(โ€œSiyaru Aโ€™laamin Nubalaaโ€™ IV:557)

โœ…Semoga Allah mengaruniakan kepada kita ย sahabat-sahabat sejati.Yang akan terus bersama di dunia dan akhirat.

 

Baarakallahu fiikum

_________________

Madinah, Dzulhijjah 1436 H

ACT El-Gharantaly

#AhadBersahabat๐ŸŒป

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s