TERIMAKASIH

Standard
Datang sudah hari ini,
Jum’at, sebelas maret dua ribu enam belas
Hari dimana dulu aku dilahirkan
Hari dimana orang tertawa sekaligus haru
Menjelang perkenalanku dengan dunia ini
Hari ini, di depan Ka’bah, aku bersimpuh di altar Ilahi yang suci
mengenang kembali
Kerikil-kerikil tajam yang memperkaya arti hidupku
Manisnya madu cerita hidupku yang membuat senyumku mengembang…
Tapi apa yang telah aku berikan
Untuk orang-orang yang tertawa sekaligus haru
Menjelang kelahiran…
Hari ini aku terpana di panggung kesadaran
Apa yang telah kuberikan untuk
Agamaku untuk Tuhanku untuk kedua orang tuaku
untuk sahabatku yang banyak menebar kebaikan untukku
Hari hari berlalu, perlahan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena lembaran baru telah terbuka di hadapanku
Untuk sisa jatah umurku…
Apa yang telah kupersiapkan untuk
masa depanku, untuk akhirat ku, untuk
orang-orang yang mencintaiku dan untuk Tuhanku
Ketika kucoba tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena amalku masih membuatku malu…
Betapa ringan dan sedikitnya…
Duh Gusti…ampuni aku…
*****
Untuk sahabat dan saudara-riku tercinta….
Terima kasih atas doa tulus dan indah yang kau lantunkan untukku…
Di rumah Allah yang suci ini, di hadapan Ka’bah yang dimuliakan,
kupanjatkan permohonan kepada Allah Yang Maha Cinta
agar doa yang sama dikabulkan pula untukmu…
Terima kasih, salam rinduku untukmu dari Baitullah di Makkah Al-Mukarramah…
😌🙏❤💕
By. Ustdz. Syamsul Balda
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s