CERMIN

Standard

Diriku terpantul kembar sempurna disitu..

Tak ada beda..tak ada jeda..

Terbalut baju yang sama..senyum yang sama..

Memantulkan luka yang terasa…resah mendera..

Lama ku memandang dalam ke arahnya..

Sosok itu jelas..dan tak pernah luput..

Batinku bertanya..apakah dia juga punya rasa sepertiku?..

punya bahagia..punya sedih..punya cinta?

Kusentuh…tak tersentuh…

Kubelai tak terbuai…

Tapi tampak nyata,

gurat-gurat jejak semua gejolak yang ada di dalam kalbu…

Aku tertunduk…

air mataku mengalir…

siapa dia sesungguhnya…

Mengapa ia begitu fasih membahasakan suaraku…

fasih melantunkan lagu-lagu sukmaku…

Cermin..

aku pandang kau melalui penglihatanku…

Bicaralah perlahan bersamaku sekarang…

Katakan dengan senyum..

aku bahagia..

aku cantik..

aku sehat..

aku dicintai..

Berulang kali..1000x..2000x..

Dan cermin akan terus berbicara…

saat aku kembali kesana…

 

Jakarta, juni 2014

by. dr. Diana Komara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s